termenung

termenung

Perjalanan ini
Trasa sangat menyedihkan
Sayang engkau tak duduk
Disampingku kawan..

by Ebiet G. Ade

Iklan

get lost…

get lost

Memasuki bulan ketiga saya melanjutkan kuliah lagi, entahlah saya masih belum menemukan maksud dan makna sebenarnya buat apa? Yang saya pandang berbeda adalah sedikit gaya perkuliahan dan orang-orang di dalam nya yang tentu saja dengan berbagai latar belakang dan umur yang bervariasi.

Dan tentu saja kuliah kali ini berbeda dari kuliah saya sebelumnya, dimana dalam hal budget yang limited, tidak seperti sebelumnya, dimana kuliah kali ini dibantu oleh dana ortu dan juga dana pribadi dari hasil kerja saya selama 2 tahun lebih, jadi saya harus benar-benar bisa mengatur masalah keuangan, selain itu tentu saja saya tidak ingin boros karena masih banyak yang saya harus sediakan setelah lulus kuliah ini.

Mengapa tidak menggunakan beasiswa?? Untuk hal ini ada beberapa pertimbangan pribadi mengapa saya tidak meminta beasiswa dari tempat kerja. Yang saya lihat agak mengiris adalah banyaknya teman-teman yang berasal dari kawasan timur Indonesia yang kuliah dengan menggunakan beasiswa dari pemerintah daerah, sedangkan untuk daerah asal saya sendiri kelihatannya pemerintah daerah masih ‘galau’ dalam hal pendidikan, ya bisa terlihat dari rendah nya dukungan pemda walaupun ada faktor ‘x’ masih banyak berperan, entah apa yang mereka pikirkan, seakan-akan pemda tidak memandang kualitas sdm tapi masih berdasarkan kuantitas, dari hal seperti ini bisa dilihat sebenarnya perkembangan suatu daerah.

Dari segi ilmu sendiri penilaian saya belum menemukan sesuatu yang berbeda, entahlah.. mungkin karena keberadaan saya yang masih dalam kondisi ‘stuck’ dan dilema. Ada ingin saya untuk mencoba eksperimen baru seperti android atau responsive web design (RWD), tapi entah mengapa otak masih terasa buntu.

Ya hingga memasuki masa 3 bulan ini, saya masih merasa tersesat….

Bahkan untuk menulis apa yang ada di otak sekalipun..

Wisata Merapi, Mbah Maridjan, dan Kinahrejo

DSC_1

Merapi dari kejauhan

DSC_13

Selamat datang di Kinahrejo

DSC_2

50 meter lagi

DSC_4

postcard – Mbah Maridjan

DSC_5

rental motor

DSC_6

di jalan menuju rumah mbah maridjan

DSC_7

rumah yang ditinggalkan

DSC_8

gardu pengawas merapi

DSC_9

sisa dari peristiwa merapi 2010

DSC_10

saat kritis peristiwa merapi 2010

DSC_11

bekas rumah Mbah Maridjan

DSC_12

nampang dulu 🙂

Meski sempat sepi beberapa bulan paskaerupsi tahun 2010, Desa Kinahrejo masih menjadi tempat wisata pilihan di Yogyakarta. Terutama, bagi para wisatawan yang penasaran ingin melihat sisa-sisa desa yang hancur akibat awan panas dari letusan gunung Merapi dan melongok rumah Mbah Maridjan yang sekarang menjadi makam dari Mbah Maridjan sendiri. Berikut sedikit foto yang saya ambil ketika mencoba wisata merapi ini 🙂 .

Kinahrejo, Sleman, Yogyakarta,  27 April 2012