nggak sengaja

dilempar...

by nikon D3000

Tadi aku baru saja menghadiri pernikahan salah satu keluarga dari ibu ku, seperti biasa kerjaan jadi tukang foto keluarga.

Singkatnya, ketika mau acara pelemparan wedding bouquet dengan niat mau foto moment pelemparan tersebut, aku maju ke bagian depan sebelah kiri ruangan, agak jauh dari kerumunan orang-orang yang mau rebutan wedding bouquet. Ketika aba-aba melempar bunga di berikan MC-nya, aku sudah siap membidikan kamera ku ke arah yang lempar wedding bouquet-nya *ingat, tanpa maksud ikut rebutan wedding bouquet, lagian ngapain rebut-rebutan, seperti kurang kerjaan aja *sombong, bukti nya bisa dilihat diatas, aku memang benar-benar niat foto, masa ikut rebutan 🙂 .

Nah, ketika dilempar, wedding bouquet-nya dengan sukses terarah ke tengah-tengah kerumunan massa yang sedang histeris karena harga cabai naik *bahasa hiperbol dikit 🙂 . Ketika massa yang beringas sedang berebutan wedding bouquet sambil berhadapan dengan satpol PP *takut kerusuhan, aku setelah membidikan kamera, cuma bisa bengong melihat massa yang semakin beringas hingga satpol PP kewalahan *berasa ada yang bawa spanduk “Turunkan harga cabai !”.

Nggak tahu kenapa, wedding bouquet-nya tiba-tiba mental dari kerumunan massa yang berebutan, dan jatuh tepat dekat di kaki ku. Bego-nya, aku berasa “eh, ada barang yang jatuh !”, dan secara refleks ku ambil, nggak kepikiran sama sekali, istilah umumnya nggak sengaja cuma gara-gara merasa ada barang orang yang jatuh. Aku baru sadar setelah kerumunan massa itu berseru kecewa “yeaaaaah….” , ternyata yang aku ambil wedding bouquet #tepokjidat.

Seakan waktu berubah menjadi lambat, dengan tangan kiri memegang kamera, ku angkat tangan kanan ku yang memegang wedding bouquet itu sambil di iringin tatapan kecewa kerumunan massa yang bertanya “kenapa harga cabai mahal?” eh salah, kenapa yang dapat wedding bouquet-nya si fotografer?

Dan berhubung aku jomblo, katanya bakalan dapat pasangan alias pacar, nggak masalah sich bagi ku. Tapi kalau katanya bakalan segera married, entar-entar dulu dech….

Iklan