Kok Masih Sibuk?

Libur panjang telah lama lewat. Kerjaan sebelum libur sampai berdarah-darah telah di lalui. Ternyata selama libur saya masih sibuk, bukan kerjaan kantor tapi bersih-bersih rumah dan bekas warnet. Warnet sudah lama saya tutup karena pendapatan yang semakin turun dan tidak sesuai dengan beban pengeluaran bulannya. Untuk komputer warnet saya masih berpikir nanti digunakan untuk apa?

Rumah yang baru ditempati, masih perlu pembersihan. Dari rumput yang tinggi, kayu bekas yang masih belum teratur, kamar yang masih berantakan dan lain-lain

Setelah libur masih di kejar-kejar target penyaluran, nasib 114 desa ada di tangan. Bahkan setelah selesai target, saya masih di sibukkan dengan mengurus kost di palangkaraya yang sudah lama terbengkalai.

Saya tidak sempat mengeksplorer diri, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dengan kesibukan yang kian mendesak., waktu luang saya di rumah banyak di habiskan dengan keluarga sebagai penawar stress.

Project sampingan sebagai freelance untuk refresh otak sampai saat ini masih belum jelas. Ijin pindah dinas seperti nya masih kecil kemungkinan karena ketergantungan yang lumayan tinggi sehingga ketakutan pimpinan jika saya pindah ada yang tidak berjalan.

Bahkan untuk menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan, saya sudah sangat kesusahan.

 

Mari kita lihat apakah masih sibuk atau sudah tidak nantinya?

 

Iklan

Kau Tak Sendiri

 

Hidup memang tak selalu seperti yang kau inginkan
Yang kau harapkan
Hadapilah dengan hati tenang
Teruslah melangkah
kau tak sendiri

 

catatan akhir studi lanjut

Akhir nya studi lanjut ku selesai juga, tak terasa sudah satu tahun berlalu. Cukup banyak rasanya yang bisa diperoleh selama satu tahun ini, tetapi tetap saja ada yang rasanya kurang, entah apa.

Awalnya saya beranggapan selama studi lanjut ini saya bisa lebih fleksibel dan menikmati segala kondisi, ternyata yang ada hampir sama monotonnya seperti waktu kuliah dulu.

Ada beberapa nilai yang ku anggap tidak memuaskan, karena saya tahu kondisi di lapangan seperti apa, tapi saya sudah lama tahu bahwa penilaian itu selalu bersifat relatif dari yang bersangkutan, jadi saya tidak terlalu mau ambil pusing ataupun melakukan protes.  Yang dipastikan target 1 tahun selesai sudah terpenuhi, sehingga biaya yang ada tidak membengkak.

Memikirkan apa yang mesti dilakukan ke depan, kadang muncul rasa kuatir yang besar karena di depan itu adalah hal yang tidak bisa kendalikan, kita cuma bisa merencanakan dan berusaha sebaik-nya.

Ada rencana dan niat untuk melakukan beberapa hal untuk sesuatu yang sifatnya lebih ‘membangun’ jika kembali ke tempat asal, tapi entahlah, kita tentu mesti melihat kondisi disana kan?

Berharap semua akan baik, karena pada dasarnya yang saya cari cuma rasa ‘damai’.

 

 

Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter mengambang di depan kening kamu

Quote dari Novel 5 Cm

“Mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu, keyakinan kamu, apa yang kamu mau kejar, biarkan ia menggantung, mengambang 5 centimeter di depan kening kamu. Jadi dia nggak akan pernah lepas dari mata kamu. Dan kamu bawa mimpi dan keyakinan kamu itu setiap hari, kamu lihat setiap hari, dan percaya bahwa kamu bisa.
Apa pun hambatannya, bilang sama diri kamu sendiri, kalo kamu percaya sama keinginan itu dan kamu nggak bisa menyerah. Bahwa kamu akan berdiri lagi setiap kamu jatuh, bahwa kamu akan mengejarnya sampai dapat, apapun itu, segala keinginan, mimpi, cita-cita, keyakinan diri..
Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter mengambang di depan kening kamu. Dan… sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, serta mulut yang akan selalu berdoa..
Keep our dreams alive, and we will survive..”

lentera jiwa

lentera jiwa

*LENTERA JIWA adalah passion. Hal yang sangat kita sukai. Suatu pekerjaan atau kegiatan yang menimbulkan kepuasan tersendiri bagi kita, meskipun sering menguras waktu dan tenaga. Itulah LENTERA JIWA kita. Apakah kamu sudah menemukan LENTERA JIWA-MU ?

*qoute from lenterajiwa.com