Paper: Data Mining Classification untuk Prediksi Lama Masa Studi Mahasiswa Berdasarkan Jalur Penerimaan dengan Metode Naive Bayes

DATA MINING CLASSIFICATION UNTUK PREDIKSI LAMA MASA STUDI MAHASISWA BERDASARKAN JALUR PENERIMAAN DENGAN METODE NAIVE BAYES

Jonh Fredrik Ulysses (125301917)

Magister Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta

ABSTRAK

Pertumbuhan pendidikan yang pesat dan penuh persaingan menciptakan kondisi bagi setiap perguruan untuk terus meningkatkan kualitas terlebih dengan adanya penilaian akreditasi perguruan tinggi dari BAN PT. Data pada bidang pendidikan belum banyak dimanfaatkan untuk memahami kondisi sebuah perguruan tinggi dalam rangka perbaikan kualitas. Data mining merupakan penambangan atau penemuan informasi baru dengan mencari pola atau aturan tertentu dari sejumlah data dalam jumlah besar yang diharapkan dapat mengatasi kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan menggali informasi yang bisa digunakan dari data sampel alumni mahasiswa STMIK Palangkaraya jurusan D3 Manajemen Informatika tahun kelulusan 2006-2008, untuk memprediksi lama masa studi mahasiswa berdasarkan jalur penerimaan
mahasiswa. Dengan metode Naïve Bayes untuk pengklasifikasian dan prediksi dapat memberikan suatu hasil berupa informasi atau pengetahuan yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan atau strategi pihak institusi dalam rangka meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

 

Keywords: data mining, naive bayes, lama studi, jalur penerimaan mahasiswa.

 

Warning: Data sampel yang digunakan merupakan data dummy.

 

Download

Iklan

Paper: Menentukan Model Adopsi Teknologi Yang Baru Muncul Terhadap Organisasi Bisnis

Menentukan Model Adopsi Teknologi Yang Baru Muncul Terhadap Organisasi Bisnis

Jonh Fredrik Ulysses (125301917)

Magister Teknik Informatika Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Abstrak

Seiringan dengan cepatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini, setiap organisasi bisnis seakan di dorong untuk ikut menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut. Salah satu cara penyesuaian diri tersebut adalah organisasi bisnis melakukan adopsi teknologi terbaru untuk diterapkan, tapi kadang penerapan tersebut tidak lah dengan mudah tercipta, apalagi diiringi dengan adanya keselarasan antara teknologi dengan proses bisnis dari perusahaan. Untuk itu diperlukannya proses penentuan teknologi yang tepat dan sesuai, sehingga teknologi tersebut bukan merupakan investasi yang bisa di bilang gagal, melainkan teknologi tersebut bukan hanya jadi suatu penyokong proses bisnis tapi juga menjadi nilai jual bagi organisasi bisnis agar memiliki nilai lebih di mata konsumennya.

Download