yang di kirimkan

Pada dasarnya eksistensi manusia di jalan kehidupan itu lemah ya?
Ketika jalan hidup kita di kirimkan dari ‘Atas’  sesuatu yang tidak mungkin bisa ubah lagi, yang ada kita cuma bisa menerima dan melaluinya.
Istilah jawa nya ‘legowo’, berjiwa besar dan itu hal yang tidak semudah membalikan telapak tangan kan?

Dan kopi malam ini ibarat sebuah rasa hambar yang tertahan di tenggorokan dan diam disana tak mau pergi…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s