pergi – into the wild

Pernah baca buku into the wild atau nonton film-nya kan? Sebuah kisah yang dibuat berdasarkan cerita nyata dari hidup seorang pemuda Christopher Johnson McCandless. Cerita seorang manusia yang benar-benar ku anggap berani walaupun akhirnya mungkin aku anggap agak tragis.

Orang yang benar-benar berani mengambil pilihan hidupnya tanpa gentar. Meninggalkan kehidupan sosialnya, menyumbangkan sebagian besar uangnya untuk amal, dan membakar yang tersisa kemudian. Mencoba hidup tanpa uang dan kontak terhadap manusia, mencoba bertahan di dunia liar. Saya hanya pernah membaca bukunya ketika pertengahan waktu jaman kuliah dulu. Kadang saya bertanya dalam hati apakah yang menyebabkan manusia McCandless mengambil pilihan hidup seperti ini?

Memang saya akui kehidupan sosial sekarang, terlebih saat ini yang ku rasakan, kadang sangat membosankan, terlalu banyak topeng yang di pakai orang-orang, terlalu banyak hal materialistis yang dikejar, dan kadang aku juga terlarut di dalam dunia yang semakin carut-marut ini. Entahlah, kadang saya merasa kehidupan di desa jauh lebih simple dibandingkan kehidupan di kota. Kadang pendidikan yang seharusnya membebaskan manusia, malah mengukungnya.

Kadang ada perasaan diri ingin pergi dan mengembara ke segala tempat hanya dengan sepeda serta kamera, mencoba merekam kehidupan bebas dalam lembaran-lembaran foto tanpa keterikatan hidup sosial, dunia kerja, dan segala hal lainnya.  Tapi saya akui sendiri, memilih jalan hidup seperti itu tidak lah mungkin, di sisi lain diri saya malah cenderung untuk hidup teratur dan aman, lagipula saya bukanlah ‘manusia berani’ seperti McCandless.

Apakah hidup seperti McCandless itu sia-sia? Ah, menurut saya tidak sama sekali, jangan terlalu sering menilai sesuatu dari yang kelihatan, karena menurut saya McCandless mengejar suatu ‘kebenaran’ dengan caranya sendiri, inilah mengapa saya sebut dia sebagai manusia pemberani.

Dari tulisan di akhir hidupnya pun, saya akui pilihannya tidak pernah salah, mungkin ini caranya pribadi, dan secara tidak langsung memberikan kritik atas kehidupan jaman sekarang.

*hidup saya sekarang sedang membosankan, belum menemukan passion dan cinta, mungkin karena saya baru lulus dan sedang memasuki dunia orang dewasa/kerja. Mungkin saya terlalu banyak menonton national geographic sehingga ingin hidup sebagai backpacker yang selalu mengembara entah kemana 😀 …

Iklan

2 pemikiran pada “pergi – into the wild

  1. kakak ada buku novelnya??
    bolehkah saya membelinya…

    hampir putus asa saya mencari bukunya sekarang.
    saya ingin membacanya…. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s