mau mengurangi update ‘status’ di fb

LONDON – Sebuah studi psikologi terbaru menunjukkan, semakin banyak teman yang anda miliki di Facebook, risiko anda merasa tertekan juga semakin besar. Lho?

Ahli psikologi meyakini, mereka yang memiliki tingkat kecanduan tinggi terhadap Facebook bisa jadi akan mengalami kegelisahan terkait situs jejaring sosial tersebut. Demikian seperti dilansir Telegraph, Kamis (17/2/2011).

Peneliti dari Edinburgh Napier University meminta tanggapan sejumlah mahasiswa tentang penggunaan situs pertemanan populer itu. Banyak responden mengklaim merasa bersalah ketika menolak friend request seseorang. Sementara, satu dari 10 orang mengaku gugup ketika mengakses situs tersebut.

Sebagian lainnya tidak bisa mengatasi tekanan untuk selalu menjadi pribadi yang menghibur. Lainnya, merasa iri dengan user lain yang memiliki teman lebih banyak atau terlihat lebih bersenang-senang ketimbang mereka.

“Kami menemukan bahwa justru mereka yang memiliki kontak paling banyak dan menghabiskan waktu paling lama di Facebook lebih berpeluang merasa stress,” ujar Dr Kathy Charles, yang memimpin studi tersebut.

Dia menambahkan, banyak user tidak bisa memberikan alasan tepat mengapa mereka menggunakan jejaring sosial dengan lebih dari 500 juta pengguna itu.

“Tapi, banyak juga yang mengatakan bahwa mereka tidak ingin menarik diri dari situs tersebut karena takut kehilangan informasi sosial penting ataupun menyinggung kontak mereka,” tutup Dr Charles. (srn)

*source

Ditambah dengan membaca thread kaskus yang bagus ini, rasa-rasanya benar sekali. Mungkin aku agak mengurangi itensitas untuk update status di fb yang nggak perlu, kecuali untuk promosi usaha yang baru ku rintis, selebihnya lebih baik ‘keep silence’.

Selama ini aku terlalu merasa ‘status’ fb itu hanya membuat banjir informasi yang tidak perlu untuk otak, sekitar 85% adalah informasi ‘sampah’, sisanya 15% lah yang benar-benar berguna. Bahkan hanya karena membaca status orang yang rada-rada ‘aneh’, dengan gampangnya aku bisa memberikan label ‘jelek’ untuk seseorang.

Mungkin inilah salah satu dampak buruk social networking, disamping dampak positifnya. Ya, seperti sebuah mata uang logam, selalu ada dua sisi yang berbeda

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s