sendiri

Berkendaraan motor malam hari tanpa tujuan di jalanan kota adalah kebiasaan ku semenjak kuliah dulu. Entah sejak semester kapan aku memulainya, yang ku ingat hanya saat-saat kepala ini penuh pikiran ataupun lagi pusing aku sering memacu motor ku ke jalanan kota jogja, berkisar antara ringroad utara yang kemudian diteruskan dengan memutari malioboro.

Sebuah kesepian dalam keramaian…

Di kota ini pun aku melakukan hal yang sama, hanya rasanya yang berbeda. Dulu kebiasaan ini sedikit banyak bisa mengurangi beban pikiran yang sedang ku alami, seakan berkilo-kilo jalan ‘sepi’ yang ku lalui membantu mengurai benang-benang kusut yang memenuhi kepalaku. Dikota ini begitu berbeda, yang ada benang kusut itu tidak pernah terurai, dia tetap kusut. Yang ada hanya menimbulkan sebuah perasaan yang mengelabu di atas kepala,

bukan disini, bukan juga disana…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s