wait ’til you’re older

wait ’til you’re older ~ film yang sangat mengharukan dan menyentuh.

Baru saja selesai ku tonton. Film yang memberikan arti makna tentang keluarga. Dan bagaimana menjadi orang dewasa.
Seakan-akan film ini memberikan tamparan kepada ku.
Aku yang tengah memasuki dunia orang dewasa, pencarian tujuan hidup, pekerjaan tetap, pasangan hidup, yang semuanya belum ketemukan.
Aku yang berpikir lebih baik bekerja di jawa, tidak pernah berpikir dengan keadaan orang tua ku di kalimantan.
Yang ada perasaan ku sekarang berada di kalimantan ini adalah terpaksa karena orang tua.
Aku iri dengan teman-teman kuliah yang bisa merantau kesana kemari mengejar mimpi mereka.
Film ini menyadarkan ku…
Aku merasa terlalu egois dan ingin menang sendiri…
“Sebenarnya Tuhan memberikan kesempatan yang sama…”
“walaupun umur mu tinggal sehari, gunakanlah dengan bahagia…”
Iklan

susu panas

Di tengah malam tanpa cahaya bulan

Aku terbangun seorang diri
Kupeluk kaki di sudut tempat tidur
Jika aku teringat kamu, aku tidak bisa tidur seperti anak hilang
Didalam mimpi kau selalu berada di sisiku
Penuh kasih sayang dan mencintaiku
“kenapa begitu?”
Tiba-tiba aku bertanya dan langsung aku terbangun…
Yang paling berarti untuk kamu
ternyata bukan aku, aku menjadi sedih
tetapi…
yang paling berarti untuk kamu hanya kamu yang paling tahu
keyakinan kecil seperti itu
ku genggam erat-erat di telapak tanganku
sampai jari ku terasa sakit oleh cincin kesukaanku
karena aku ingin merasakan dari sisimu
orang yang paling berarti untuk dirimu
ketika aku sulit tidur, dan kau tidak di sisiku
Apa aku buat saja dan minum segelas susu panas?

rindu

Malam ini tiba2 aku rindu akan rasa ‘itu’:

rasa saat malam ketika besok pagi-nya adalah keberangkatan kembali ke jogja setelah sebulan penuh menetap di desa lokasi kkn.
Kebetulan malam itu kelompok ku tidak ikut ke tempat tinggal sementara (balai desa atau gereja) seperti kelompok yang lain karena salah seorang dari anggota kelompok asma-nya kambuh, jadi kelompokku menginap di salah satu rumah warga.
Malam itu aku duduk diam di depan rumah itu, udara pedesaan yang dingin apalagi sore tadi hujan menambah melankolis suasana. Membiarkan pikiran melayang-layang membayangkan seseorang yang pernah singgah dihati ini, sambil samar-samar mendengar cerita hantu dari orang yang ngobrol di dekat ku. Aku tidur jam 2 pagi waktu itu.

rasa saat aku duduk sendirian di posko teman waktu kkn, kala itu hujan turun. Waktu itu kami menunggu tim penilai kkn yang mau berkunjung. Aku memilih duduk di teras rumah sambil menikmati rintik hujan yang turun sambil memikirkan mimpi beberapa waktu lalu. Tentang mimpi yang benar-benar serasa nyata.

————————————————–

Membaca blog semasa aku kuliah, aku merasa saat itu aku lebih bijaksana dibandingkan sekarang. Kondisi ku sekarang membuat ku cepat emosi dan marah.
Aku belum menemukan sosok dalam mimpi ku waktu kkn itu. Aku ingin mencintai dan dicintai, tapi siapa?

Doa: Tuhan Yesus, Kau tahu semua yang akan terjadi hari esok, dan yang telah terjadi hari ini. aku memohon Kau berikan kekuatan ketika aku lemah, petunjuk Mu ketika aku tersesat, dan pertolongan Mu ketika aku dalam masalah. Dengarkan lah doa ku dan sembuhkan lah hidup ku. Di dalam nama Mu yang kudus, aku memohon. Amen.

bayangan masa lalu

ku terus berlari-lari mencari bayangan masa lalu…

ku mencari keindahan kenangan dalam waktu yang berputar mundur…
tapi semua samar..
hanya terlihat titik-titik yang bernama kenangan…
tersentak ku oleh waktu yang beranjak maju…
dan titik-titik itu memudar…
yang ku lihat sekarang hanya perasaan lelah akan kesendirian ini…
lelah akan rasa jenuh ini…
lelah dalam ketidakberdayaan ini…
*jangan sampai rasa marah ini menjadi dendam yang membara…

morning condition

God, give us grace to accept with serenity the things that cannot be changed,
courage to change the things which should be changed,
and the wisdom to distinguish the one from the other.
Living one day at a time,
Enjoying one moment at a time,
Accepting hardship as a pathway to peace,
Taking, as Jesus did, this sinful world as it is,
Not as I would have it,
Trusting that You will make all things right,
If I surrender to Your will,
So that I may be reasonably happy in this life,
And supremely happy with You forever in the next.
Amen.

Serenity Prayer

bad dreams, got headache, stuck in the boredom. Need a real love cure, someone said. Well, hmmm…